[18:46] d i o: sumpah gw ga pernah gambar seserius ini
[18:46] d i o: sekalinya serius, dihadang sama UTS
[18:46] yuni: wets hajarrrr
[18:46] yuni: uts doang mah santai
[18:46] yuni: HAHA
[18:47] d i o: TAHIKS
Pelajaran hari ini: utamakan minat dan masa depan, kuliah jangan dijadikan halangan. Blahahaha.
23.11.09
22.11.09
16.11.09
Mata Ikan
Another post to go! Oke kali ini saya mau berbagi hasil "keisengan" saya sama Kindy. Alkisah doi baru beli kamera holga yang berlensa fisheye yang bisa dilepas dan dipasang sesuka hati. Dan tiba-tiba sebuah ide gila (biasa ajasih sebenernya) muncul di kepala saya. Iseng aja gitu, masang lensanya di kamera handphone dan voila! Ternyata hasilnya oke loh udah kaya fis-ay asli! Ini dia hasilnya. Booya!






O to the S to the T
Lama tak jumpa!
Tiba-tiba winamp saya menshuffle lagu nya The Polyphonic Spree dan langsung terlintas di otak saya, film Thumbsucker! Yang entah mengapa membawa saya mengenang beberapa album soundtrack film favorit saya. Ada tiga, here they are.
JUNO

Ah pertanyaanya, siapa yang gak suka? Haha. Entah udah berapa ribu kali lagu-lagu di album ini saya dengerin dan kayanya saya gak bakalan pernah bosan deh sampai kapanpun. Musik dan lirik nya yang simpel bener-bener cocok dengan cerita dan keluguan Juno dan Bleeker. Dan sejak saat itu juga, Kimya Dawson masuk ke deretan atas penyanyi favorit saya. Jenius, jenius! Album ini bener-bener "cheese of my macaroni" deh.
THUMBSUCKER

Entah pertama kali saya nemu info tentang film ini kapan, yang jelas saya ngerasa bersyukur banget bisa diperkenalkan ke The Polyphonic Spree. Haha lebai, tapi bener deh. Lagu "Move away and Shine" yang ada di trailer filmnya berhasil bikin tidur saya gak tenang waktu itu, sumpah susah banget nyari soundtracknya! Selain The Polyphonic Spree, ada juga Elliott Smith yang juga sukses bikin saya jatuh cinta.
500 DAYS OF SUMMER

Kya! Ini dia film yang udah saya tunggu dari lama. Sambil menunggu Nurul yang berusaha nyari downloadan filmnya yang udah bagus, saya curi start dengan dengerin soundtracknya yang ternyata WOW! Plis, Regina Spektor, Feist, The Smith? Serius deh, susah untuk gak muter lagu-lagu di album ini berulang kali. Dan efeknya akan jauh lebih terasa ketika kita nonton filmnya yang.. yang....ah tonton sendiri deh! Hahaha jenius!
Tiba-tiba winamp saya menshuffle lagu nya The Polyphonic Spree dan langsung terlintas di otak saya, film Thumbsucker! Yang entah mengapa membawa saya mengenang beberapa album soundtrack film favorit saya. Ada tiga, here they are.
JUNO

Ah pertanyaanya, siapa yang gak suka? Haha. Entah udah berapa ribu kali lagu-lagu di album ini saya dengerin dan kayanya saya gak bakalan pernah bosan deh sampai kapanpun. Musik dan lirik nya yang simpel bener-bener cocok dengan cerita dan keluguan Juno dan Bleeker. Dan sejak saat itu juga, Kimya Dawson masuk ke deretan atas penyanyi favorit saya. Jenius, jenius! Album ini bener-bener "cheese of my macaroni" deh.
THUMBSUCKER
Entah pertama kali saya nemu info tentang film ini kapan, yang jelas saya ngerasa bersyukur banget bisa diperkenalkan ke The Polyphonic Spree. Haha lebai, tapi bener deh. Lagu "Move away and Shine" yang ada di trailer filmnya berhasil bikin tidur saya gak tenang waktu itu, sumpah susah banget nyari soundtracknya! Selain The Polyphonic Spree, ada juga Elliott Smith yang juga sukses bikin saya jatuh cinta.
500 DAYS OF SUMMER

Kya! Ini dia film yang udah saya tunggu dari lama. Sambil menunggu Nurul yang berusaha nyari downloadan filmnya yang udah bagus, saya curi start dengan dengerin soundtracknya yang ternyata WOW! Plis, Regina Spektor, Feist, The Smith? Serius deh, susah untuk gak muter lagu-lagu di album ini berulang kali. Dan efeknya akan jauh lebih terasa ketika kita nonton filmnya yang.. yang....ah tonton sendiri deh! Hahaha jenius!
6.11.09
HAHA. otak itu lucu. kyut.
Setelah menjadi sangat tidak produktif di blog, malam ini saya akan nyampah. Yes yes yes. Belakangan ini ada sesuatu hal yang terus menghantui otak saya. Hal sepele yang entah bagaimana caranya bisa menghabiskan banyak memori di otak saya. Memori, bukan storage. Well walau space harddisk bisa mempengaruhi kinerja.... AH STOP THESE IT SHITS! Oke mari lanjut. Masih di hal sepele yang dengan suksesnya menjadi tearjerker di nyaris lima bulan terakhir drama hidup saya. HAHA CIH.
Cih cih cih. Bergalongalon ludah rasanya gak cukup buat men-cih kan kinerja otak saya belakangan ini. Rasanya mamah dan papah udah ngerakit otak ini dengan motherboard dan segala piranti keras tercanggih pada masanya tapi nyatanya ini salah saya. Salah saya menginput satu data yang cuma terpakai bbrapa saat tapi ternyata menyisakan bug di lima bulan terakhir hidup saya. HEY LIMA BULAN?! FAK FAAAAAAAAAAAAK!(bukan nama suku)
FAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAKKKK!!
Selamat, selamat anda telah menjadi virus iseng yang menginfeksi otak saya. Yang menghide beberapa file kesadaran dan emosi saya dan mereplacenya dengan image-image khayalan yang ternyata hanya temporary dan abstrak. SEKALI LAGI FAK!
Sekian dan terimakasih.
Cih cih cih. Bergalongalon ludah rasanya gak cukup buat men-cih kan kinerja otak saya belakangan ini. Rasanya mamah dan papah udah ngerakit otak ini dengan motherboard dan segala piranti keras tercanggih pada masanya tapi nyatanya ini salah saya. Salah saya menginput satu data yang cuma terpakai bbrapa saat tapi ternyata menyisakan bug di lima bulan terakhir hidup saya. HEY LIMA BULAN?! FAK FAAAAAAAAAAAAK!(bukan nama suku)
FAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAKKKK!!
Selamat, selamat anda telah menjadi virus iseng yang menginfeksi otak saya. Yang menghide beberapa file kesadaran dan emosi saya dan mereplacenya dengan image-image khayalan yang ternyata hanya temporary dan abstrak. SEKALI LAGI FAK!
Sekian dan terimakasih.
Subscribe to:
Posts (Atom)
